Laga Super Ketat, Uruguay Kirim Portugal Pulang

Setelah dalam fase grup ‘memakan’ korban Jerman, kini di babak 16 besar Piala Dunia 2018 banyak tim-tim besar rontok. Namun meskipun begitu, nasib Jerman sang juara Piala Dunia 2014 dan berakhir sebagai juru kunci grup memang yang paling mengenaskan.

 

Korban pertama dalam babak 16 besar adalah Argentina yang secara menyedihkan dikalahkan Prancis. Pulangnya Lionel Messi adalah salah satu kehilangan besar dalam kompetisi di Rusia. Dan menyusul Argentina, tim besar yang harus ikut angkat kaki adalah Portugal. Hal ini membuat Cristiano Ronaldo mengikuti jejak Messi. Cukup miris karena kedua pemain ini adalah megabintang yang aksinya begitu dinanti di kompetisi sekelas Piala Dunia.

 

Dalam pertandingan di stadion Fisht Olympic hari Minggu (1/7) dinihari WIB pekan lalu, Portugal pun harus mengubur mimpi juara dunia setelah disingkirkan Uruguay lewat skor 2-1. Semenjak pertandingan dimulai, Uruguay memang langsung menekan meskipun Portugal ikut menciptakan peluang. Namun Portugal malah kebobolan di menit ke-7 berkat aksi kerjasama Edinson Cavani dan Luis Suarez. Ronaldo mendapat peluang bola mati di menit ke-32 tapi eksekusinya gagal dan menghantam pagar pemain saja.

 

Juara Eropa 2016 ini berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-55 berkat sepak pojok Raphael Guerreiro yang diterima Pepe di depan kotak penalti. Hanya saja skor seimbang 1-1 tak bertahan lama karena di menit ke-62, Cavani kembali jadi mimpi buruk setelah menerima bola liar dari Rodrigo Bentacur. Tak ingin pulang, Portugal tercatat punya dua peluang di menit ke-70 dan 76 tapi malah melambung di atas gawang. Di menit-menit terakhir, Ricardo Quaresma sempat mendapat bola dan melakukan sepakan syair togel jitu keras yang rupanya sanggup diamankan kiper Fernando Muslera.

 

Ronaldo Bakal Pensiun Dari Timnas

 

Gagal melaju ke perempatfinal tentu bukanlah yang diharapka Ronaldo. Di usianya yang sudah 33 tahun, Rusia bisa dibilang adalah Piala Dunia terakhir bomber Real Madrid ini. Apalagi di pertandingan terakhirnya itu, Ronaldo berhasil menciptakan enam tembakan, lebih banyak dari seluruh skuad Uruguay meskipun gagal jadi gol. Selama di Rusia, Ronaldo berhasil menyumbangkan empat gol untuk Portugal.

 

Sepanjang kariernya di timnas, permain terbaik dunia lima kali itu sudah menciptakan 85 gol. Fernando Santos selaku pelatih Portugal kepada The Guardian menilai kalau Ronaldo masih memiliki banyak hal yang bisa diberikan pada sepakbola. Bahkan gelandang Portugal, Bernardo Silva juga berharap Ronaldo tidak pensiun dulu kendati gagal di Piala Dunia 2018. Kepada DailyMail, Silva menilai kalau Ronaldo melewati musim luar biasa di Madrid pada 2018 ini. Silva menilai kalau Ronaldo adalah pemain fantastis, meskipun dia menghormati keputusan rekannya itu.

 

Ronaldo Ikuti Jejak Messi

 

Meskipun selalu bersaing sebagai pemain terbaik di dunia dan baku hantam di La Liga karena kedua tim yang mereka bela yakni Madrid serta Barcelona adalah musuh bebuyutan, Ronaldo dan Messi sebetulnya begitu kompak. Bisa dibilang Rusia adalah kali terakhir mereka berdua ikut Piala Dunia karena sudah sama-sama berusia di atas 30 tahun. Namun Ronaldo mungkin bisa dibilang lebih baik dari Messi karena dia memiliki empat gol, sementara rivalnya itu hanya punya satu gol sepanjang Piala Dunia 2018.

 

Enggan membahas masa depannya di timnas, Ronaldo pun memilih mengucapkan terimakasih kepada seluruh fans Portugal. Melalui akun Instagramnya, mantan bintang Manchester United itu menilai kalau dukungan suporter Portugal adalah sesuatu yang sangat penting.