Diane Lane; Justice League Lebih Buruk Daripada Avengers

Menurut Diane Lane, Justice League yang akan tayang sebentar lagi tidak akan menjadi lebih baik jika dibandingkan dengan film Avengers. Kenapa bisa seperti itu?

Batman v Superman: Dawn of Justice hanya memperlihatkan beberapa superhero dari DC, namun Justice League secara resmi menandai tim superhero besar pertama di DC Extended Universe. Meskipun cerita dan nada Justice League akan unik, perbandingan dengan The Avengers tak terelakkan, karena blockbuster Marvel Cinematic Universe 2012 membuktikan bahwa mereka dapat meraih kesuksesan di layar lebar.

Diane Lane Katakan Justice League Lebih Buruk

Sebenarnya, Diane Lane, yang akan menggantikan Martha Kent di Justice League, tidak percaya bahwa penawaran jatuh DC dan Warner Bros akan lebih baik dari The Avengers. Ketika baru-baru ini dia ditanya apakah dia bisa memberikan komentar tentang Justice League dan apakah Justice League akan lebih baik dari The Avengers, Lane menjawab dengan singkat dan jujur jika Justice League tidak lebih baik dari The Avengers. Dia sendiri benci untuk mengecewakan orang lain tetapi menurutnya, itulah fakta yang ada.

Diane Lane baru-baru ini muncul di Watch What Happens Live bersama Andy Cohen di samping Jim Parsons, dan selama tayangan After Show Show Q & A, dia memberikan tanggapan di atas kepada penanya. Agar adil, ada kemungkinan Diane Lane salah jawab atau bercanda, tapi Lane, sebelum menjawab pertanyaan bandar togel di atas, dia menyempatkan diri memikirkan sebelum merespons atau memberikan jawaban hingga kemudian dia menjawab seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Sepertinya dia benar-benar yakin tentang bagaimana menurutnya Justice League akan dibandingkan dengan The Avengers, karena menurutnya tidak akan sesuai. Mungkin dia akan berubah pikiran saat film Justice League benar-benar telah selesai dibuat dan dia bisa melihatnya secara utuh. Tetap saja, mungkin ada beberapa eksekutif Warner Bros yang tidak senang dengan tanggapan aktor atau aktris Justice League-nya. Namun, Lane sudah mengatakannya dan sejauh ini belum ada tanggapan dari Warner Bros.

Debut Diane Lane di DC Extended Universe

Diane Lane telah menjadi bagian dari DC Extended Universe sejak awal. Dia memulai debutnya sebagai Martha Kent di Man of Steel dan kembali tahun lalu di Batman v Superman: Dawn of Justice. Dalam film terakhir ketika Clark, anaknya berjuang dengan hidupnya sebagai Superman, dia mengatakan kepadanya bahwa dia bisa menjadi siapa pun yang dia inginkan, menunjukkan bahwa dia tidak berutang kepada dunia apa pun.

Kemudian, Martha diculik oleh Lex Luthor, namun diselamatkan oleh Batman sebelum Anatoly Knyazev bisa membunuhnya, dan saat pemakaman Superman, dia memberi Lois Lane cincin pertunangan yang direncanakan Clark untuk diberikan kepadanya. Betapa tepatnya Martha cocok dengan Justice League yang masih harus diungkap, meskipun dia akan menjadi salah satu dari banyak karakter pendukung dari kehidupan pribadi para pahlawan.

Warner Bros sudah memiliki sejumlah film DC dalam pengembangan (termasuk Aquaman, yang saat ini sedang melakukan syuting), namun kinerja kritis dan komersial Justice League pasti akan menentukan bagaimana franchise ini ditangani di tahun-tahun berikutnya. Dari sini bisa dilihat jika Warner Bros membutuhkan usaha yang ekstra untuk bisa menyukseskan kehadiran film Justice League.

Tentunya, semua dikembalikan pada penonton nonton bioskop online dan penggemar setia masing-masing karena baik Justice League maupun Avengers atau DCEU dan MCU memiliki fans setia masing-masing. Justice League akan hadir di bioskop pada 17 November 2017 untuk rilis perdananya, dan jika Anda setuju dengan pendapat Diane Lane tentang film tersebut, Anda bisa menyaksikan kisah Avengers di MCU yang akan ditayangkan pada tanggal 4 Mei 2018 dengan judul Infinity War.

After Math: Kisah Nyata Menegangkan

After Math bercerita tentang seorang ayah dan suami yang ingin membalas dendam kepada petugas pengatur lalu lintas, karena mengakibatkan keluarganya tewas.

Film togel sgp yang mengusung kisah nyata tentu sangat menarik untuk ditonton. Ya, film itu adalah after math. Selain itu, karya yang ditulis oleh Javier Gullon juga dibintangi oleh aktor papan atas, Arnold Schwarzenegger. Film terbaru dari Arnold ini memiliki genre drama dan thriller, yang disutradarai oleh Elliot Lester, dibawah rumah produksi Lionsgate. Pemeran lainnya yang turut menyumbangkan aktingnya adalah Scoot McNairy ( Paul Bonanos), Maggie Grace (Christina), Kevin Zegers (John Gullick), Hannah Ware (Tessa), Larry Sullivan (James Gullick), Glenn Morshower, Mariana Klaveno (Eve Sanders), Mo McRae dan Christopher Darga.

After Math: Kisah Nyata Berujung Dendam

Cerita yang diusung After Math, memang benar terjadi pada tahun 2002 silam, yaitu kecelakaan pesawat akibat kelalaian petugas. Kisah ini berfokus pada pembalasan dendam dan amarah yang dirasakan oleh seorang ayah dan suami, karena ditinggalkan oleh istri dan dua anaknya yang meninggal dunia akibat insiden berdarah tersebut.

Bermula saat seorang pria bernama Roman (Arnold Schwarzenegger), yang merupakan seorang supervisor konstruksi, nampak bahagia karena sedang menunggu kedatangan istri dan anaknya pulang ke rumah. Tapi, kejadiaan naas tak dapat dielakkan. Telah terjadi kecelakaan pesawat yang menewaskan istri dan anaknya.

Roman merasa ada yang aneh dengan kecelakaan itu, dia pun melakukan penyelidkan atas peristiwa tersebut. Setelah menyelidiki banyak hal, akhirnya terungkap bawa penyebab dari kejadian yang menyedihkan itu adalah karena kelalaian dari petugaas pengatur lalu lintas udara yang ketika itu sedang bertugas. Petugas yang bernama Jake Bonanos (Scoot McNairy) merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa keluarga Roman.

Sakit hati atas peristiwa itu, Roman ingin melakukan balas dendam kepada petugas pengatur lalu lintas udara. Petugas tersebut melakukan kesalahan dalam bekerja, sehingga terjadi tabrakan antara dua pesawat, dan salah satu pesawat tesebut ditumpangi oleh istri dan dua anak Roman. Akibat insiden itulah Roman menyalahkan petugas dan terus memburunya, serta meminta jawaban dari tragedi itu. Dia bersikeras ingin agar sang petugas membayar rasa kehilangan yang dialaminya.

Film yang telah rilis pada bulan April 2017, memang cukup menegangkan. Terlihat bagaimana perjuangan seorang ayah yang merasa sedih dan sakit hati, karena keluarganya tewas akibat kesalahan manusia.

Kelihaian Arnold Schwarzenegger Dalam After Math

Akting dari Arnold Schwarzenegger yang terlihat nampak terpukul atas berita itu, tentu saja membuat penonton semakin terenyuh. Ditambah dengan kontribusi dari actor lain, seperti Kevin Zegers yang dikenal melalui film Trans America (2005), Fifty Dead Men Walking (2008), Notorius (2016), Gracepoint (2014) dan Someon Else’s Wedding. Tak hanya itu saja tapi ada juga Maggie Grace yang merupakan seorang aktris dan produser . Dia popular melalui 3 film Taken (2008, 2012, 2014), Lockout (2012), The Choice, Doim Wrong With You, Showing Roots, The Scent of Rain and Lighting (2017), Supercon (2017) dan Category 5 (2017).

Film yang diperkirakan melakukan pengeluaran $ 10,5 juta itu hanya boleh ditonton oleh orang dewasa, karena menampilkan sejumlah adegan kekerasan dan action. Durasi film bioskop tersebut adalah 92 menit dengan bahasa inggris sebagai bahasa utama. Tak hanya itu saja, tapi film iji juga mempunyai beberapa judul yang berbeda-beda, contohnya adalah Secuelas dan Una Historia De Venganza (Spanyol).

Penonton akan dibawa untuk menyaksikan kesedihan, kekecewaan dan perjuangan dari sang tokoh. Apakah Roman dapat membalaskan dendamnya pada petugas pengatur lalu lintas udara, Jake Bonanos?

Film Jakarta Undercover

Inilah resensi film yang diangkat dari buku karya Moamar Emka, Jakarta Undercover.

Masih ingatkah Anda bahwa di tahun 2003 silam ada sebuah buku controversial yang ditulis oleh Moamar Emka dan menjadi best seller dengan judul  Jakarta Undercover? Kisah tersebut sepertinya tak pernah usang untuk diulas kembali dan kali ini akan diangkat menjadi sebuah film.  Kisah-kisah poker online yang terekam pada buku tersebut sangat layak untuk dijadikan bahan renungan terutama bagi masyarakat urban ibukota. Kisah-kisah klise tentang wajah kehidupan malam yang penuh dengan kebebasan dapat Anda saksikan melalui layar lebar di  tangan dingin sutradara Fajar Nugros dalam waktu dekat ini.

Resensi film Jakarta Undercover

Versi kisah Jakarta Undercover pada film ini tak hanya mengangkat ke layar lebar isu-isu sensitive seperti beragam kehidupan malam Jakarta termasuk prostitusi, tetapi juga menggambarkan sisi humanis para tokoh dalam film mulai dari persahabatan, cita-cita yang tulus, cinta yang romantis, dan sebagainya. Berikut adalah resensinya untuk Anda.

Oka Antara yang memerankan tokoh utama, Pras adalah seorang wartawan majalan ibukota yang berasal dari sebuah kota kecil di Jawa Timur. Ia datang ke ibukota ingin merasakan perjuangan menaklukkan Jakarta yang konon begitu kejam dan keras hanya dengan bekal idealisme serta cita-cita. Keinginannya hanyalah memberikan manfaat kepada masyarakat dengan dedikasi sebagai wartawan. Ia sudah sangat sering mewawancarai pejabat dan meminta keterangan tetapi di tengah laju kariernya ia merasa ragu dan kehilangan idealismenya. Sering ia merasa hanyalah seorang pegawai yang bekerja pada penguasa media dan dimanfaatkan untuk sebuah kepentingan besar yang membutuhkan penggiringan opini masyarakat.

Di ibukota ia tak segan menolong orang-orang yang ia temui, hingga akhirnya mengantarkannya menyaksikan gemerlap kehidupan malam ibukota secara nyata. Kesempatan tersebut ia peroleh dengan menolong secara tak sengaja Ganindra Bimo yang berperan sebagai Awink, penari waria pada sebuah klub terkemuka melarikan diri dari kejaran gerombolan preman. Selain itu ada pula Baim Wong yang memerankan Yoga, seorang Party Planner yang cukup ternama di ibukota. Pras pada akhirnya juga berkenalan dengan Tiara Eve yang berperan menjadi Laura di sebuah supermarket. Laura sendiri adalah seorang model papan atas yang menyambi menjadi PSK untuk kalangan elit. Mereka berdua merasa senasib, yaitu dua orang asing  yang tak sukses merealisasikan cita-citanya dan ditakdirkan bertemu.

Laura hanya mempunyai keinginan sederhana, yaitu melihat keluarganya hidup berkecukupan dan bahagia. Pras dan Laura menjadi semakin nyaman satu sama lain dan keduanya merasakan sinyal-sinyal cinta, tetapi tentu saja Laura terlalu rumit bagi pribadi Pras. Sementara di sini lain Pras juga merasa tengah bergelut dengan dirinya sendiri, dimana pelan-pelan prinsip dan hidupnya sudah mulai berubah, termasuk idealisme yang dahulu selalu ia junjung dan perjuangkan. Pras merasa seperti berada di persimpangan dengan teman-teman barunya yang dipertaruhkan, juga Laura, wanita cantik yang kesepian yang berkenalan dengannya di supermarket dan dalam waktu singkat mencuri hatinya.

Tentang film Jakarta Undercover

Film ini dinilai sukses pada semua aspeknya, misalnya dari segi skrip garapan Piu Syarif yang tepat sasaran dan rapi sehingga sukses memberikan bagian yang kuat pada tiap karakter walaupun hanya tampil sebentar. Film ini juga berhasil menunjukkan sisi-sisi gelap ibukota dengan gambar-gambar yang tepat serta detail yang maksimal, misalnya lingkungan rusun kumuh, supermarket, klub malam, termasuk adegan dewasa yang tampak elegan tanpa kesan berlebihan. Tentu saja yang paling menarik adalah acting yang kuat dari tiap-tiap karakter, terutama actor Ganindra Bimo yang memerankan waria penari klub yang juga sahabat Pras. Ada pula Agus Kuncoro yang memerankan mucikari waria yang misterius dan dingin.

Jadi, takperlu ragu lagi menyaksikan nonton film bioskop ini, bukan?